Pra Induksi

Persiapan Awal Sebelum Menghipnotis

 

belajar hipnotis

Pendahluan

Sama halnya seperti pergi berlibur, menghipnotis orang lain juga butuh persiapan. Persiapan yang baik dan matang akan sangat menentukan keberhasilan dari proses hipnotis kedepannya.

Pada bab ini, kita akan mempelajari lebih dalam tentang apa saja yang perlu dipersiapkan oleh praktisi hipnotis sebelum menghipnotis subjeknya.

Dalam struktur hipnotis formal, serangkaian persiapan ini disebut dengan pra induksi.

Didalam tahap ini beberapa hal perlu diperhatikan, diantaranya; membangun kedekatan (building rapport), memberikan informasi dan tes sugestifitas. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu persatu.

Langkah 1 : Membangun Kedekatan (Building Rapport)

Kalau boleh saya tanya, bagaimana rasanya jika ada orang yang tidak dikenal secara tiba-tiba menyatakan cintanya kepada anda?

Aneh bukan?

Dan bagaimana juga rasanya jika ada seseorang yang tidak dikenal tiba-tiba ingin menghipnotis anda?

Menyeramkan?

Ya, itulah mengapa kita butuh untuk membangun kedekatan sebelum melakukan proses hipnotis.

Dalam pertunjukan hipnotis yang sifatnya hiburan, proses menjalin kedekatan bisa dilakukan dengan berkenalan nama dan bincang-bincang santai secara cepat. Hal ini dilakukan karena dalam hipnotis hiburan, ketersediaan waktunya sangat terbatas.

Sesuai dengan namanya “menjalin kedekatan”, maka cara apapun boleh dilakukan asalkan tujuannya adalah agar subjek menjadi nyaman bersama anda.

Langkah 2 : Memberikan Informasi Seputar Hipnotis

Sebagai praktisi hipnotis, biasanya kita lupa akan sebuah konsep bahwa semua jenis hipnotis adalah self hypnosis.

Artinya tidak ada praktisi hipnotis yang hebat yang bisa menghipnotis semua orang dengan mudah,

tetapi yang ada hanyalah subjek yang hebat yang mampu merespon setiap sugesti yang diberikan dengan baik.

Sehingga biasanya kita cenderung show off atau “pamer” seolah-olah kitalah yang jago menghipnotis.

Padahal …

Kita tahu bahwa masih ada banyak orang yang menganggap ilmu hipnotis adalah sebuah misteri tak terpecahkan yang erat kaitannya dengan kekuatan supernatural.

Sehingga tidak heran kalau ada banyak praktisi yang gagal menghipnotis lantaran subjeknya ketakutan akan ilmu hipnotis itu sendiri.

Oleh karena itu proses edukasi pemahaman yang benar tentang hipnotis perlu dilakukan pada tahap pra induksi ini.

Anda dapat menjelaskan cara kerja hipnotis secara singkat.

Ceritakan kepada subjek bahwa hipnotis adalah sebuah kajian yang ilmiah, tidak ada sangkut pautnya dengan ilmu supranatural.

Ceritakan juga bahwa hipnotis bukanlah sebuah ilmu untuk mengambil alih pikiran …

karena pada dasarnya subjek yang di hipnotis akan tetap memegang kendali penuh atas pikirannya sendiri dan masih bisa mendengar serta merespon apapun yang ada di sekitarnya.

Ceritakan apapun yang perlu diceritakan agar subjek menjadi nyaman dan tidak merasa takut untuk dihipnotis.

Karena jika subjek merasa takut, biasanya subjek akan cenderung menolak untuk di hipnotis dan pada prinsipnya, hipnotis tidak akan bisa bekerja pada orang yang menolak.

Langkah 3 : Tes Sugestifitas

Semua orang dapat dihipnotis, akan tetapi tidak semua orang mudah untuk dihipnotis.

Menurut stanford susceptibility scale, terdapat 5% kelompok manusia yang sulit dihipnotis, 85% moderat dan 10% mudah dihipnotis.Jika seseorang masuk kedalam kelompok orang yang mudah dihipnotis, anda dapat membuatnya menjadi “tertidur” hanya dalam hitungan detik saja.

Tetapi jika seseorang masuk kedalam kelompok yang sulit, maka anda bisa membutuhkan waktu beberapa jam untuk membuatnya sekedar tertidur.

Dalam hipnotis hiburan, tes sugestifitas dilakukan agar anda tidak salah memilih subjek untuk di hipnotis.

Karena jika anda sampai salah memilih, mungkin penonton akan pergi sebelum anda berhasil membuat subjek tertidur.

Ada beberapa teknik tes sugestifitas yang telah saya siapkan untuk anda. Anda bisa menghafalnya atau hanya sekedar memahaminya saja.

Tetapi jangan terpatok pada sugesti yang saya buat ini karena sugesti ini bukanlah sebuah mantra yang pelafalannya harus mirip / sama.

Anda boleh memodifikasinya sesuai dengan gaya dan bahasa anda berbicara.

Yang terpenting dari sugesti ini adalah subjek harus mengerti apa maksud dari sugesti yang anda berikan. Jadi gunakanlah bahasa yang dimengerti olehnya.

Tangan Kaku


Luruskan salah satu tangan anda ke depan dan kepal yang kencang… Katakan dalam hati, saya memerintahkan tangan saya untuk menjadi kaku keras sekuat baja…

Semakin saya mencoba untuk membengkokannya… Maka tangan saya akan menjadi semakin kaku… Bahkan sekuat apapun saya berusaha untuk membengkokannya maka tangan saya akan menjadi semakin kaku dari sebelumnya…

(ucapkan sugesti tersebut berulang-ulang hingga tangan subjek terlihat menjadi kaku)

Dalam hitungan kelima, cobalah untuk membengkokan tangan anda dan semakin mencoba untuk bengkok maka tangan anda akan menjadi semakin kaku…

Satu… Dua… Tiga… Semakin coba bengkok maka akan semakin kaku…

Empat… Lima… Cobalah sekarang bengkokan tangan anda dan semakin anda coba membengkokannya maka tangan anda akan menjadi semakin kaku…

Note: Jika subjek benar-benar merasakan kaku pada tangannya, maka tandanya bahwa subjek termasuk orang yang mudah menerima sugesti dan mudah dihipnotis.

Untuk menormalkannya kembali, gunakan sugesti ini:

Sekarang saya ingin menormalkan tangan anda seperti sedia kala… Dalam hitungan ke-3 maka tangan anda akan menjadi normal.. Satu.. Dua… Tiga..

Sekarang coba bengkokan tangan anda secara perlahan karena tangan anda sekarang sudah menjadi normal dan bisa di bengkokan kembali..

(Jika subjek masih kesulitan membengkokan tangannya, maka ulangi sugesti tersebut sampai subjek benar-benar kembali normal).

Mata Lengket


Tutup mata anda dan sugestikan pada diri anda sendiri agar mata anda menjadi sangat lemas dan lengket… Sehingga mata anda menjadi tidak bisa dibuka…

Sangat lengket sekali… Bahkan sekuat apapun anda mencoba untuk membukanya maka mata anda akan menjadi sangat lengket dari sebelumnya…

Lengketnya seperti diberikan sebuah lem yang sangat kuat.. Sehingga mata anda akan tetap tertutup bahkan jika anda berusaha untuk membukanya…

Bagus.. Anda sudah mensugestikan kepada mata anda sendiri untuk menjadi sangat lengket..

Dalam hitungan ke-3 maka bukalah kedua mata anda. Akan tetapi sekuat apapun anda mencoba untuk membukanya maka mata anda akan menjadi semakin lengket…

Satu… Dua… Tiga… Silahkan buka mata anda dan semakin anda mencoba untuk membukanya maka mata anda menjadi semakin lengket…

Note: Jika subjek merasakan lengket pada matanya, maka artinya subjek termasuk orang yang mudah untuk di hipnotis.

Normalkan kembali dengan memberikan sugesti ini:

Sekarang saya akan menormalkannya kembali… Dalam hitungan ke-3 maka mata anda akan menjadi normal dan bisa dibuka… Satu… Dua… Tiga… Sekarang mata anda kembali menjadi normal… Bukalah mata anda secara perlahan…

(Jika subjek masih kesulitan membuka matanya, maka ulangi sugesti tersebut hingga mata subjek benar-benar kembali normal).

Tangan Menjadi Berat

 

Mintalah subjek untuk menjulurkan salah satu tangannya kedepan dengan posisi telapak tangan menghadap keatas. Lalu ucapkan script berikut ini:

Sekarang tutup mata anda… Bayangkan dan rasakan bahwa tangan anda saya taruh sebuah batu yang sangat besar dan berat… Sehingga anda merasakan bahwa tangan anda semakin berat…

Semakin anda bayangkan maka tangan anda semakin berat… Rasakan tangan anda mulai turun kebawah… Karena menerima beban yang sangat berat sekali… Dan sekarang…

Saya tambahkan batu tersebut menjadi semakin banyak… Sehingga tangan anda menjadi jauh lebih berat dari sebelumnya… bahkan 100 kali lebih berat dari sebelumnya…

Ucapkan script tersebut berulang-ulang dan lihatlah hasilnya. Jika tes sudah dilakukan, mintalah subjek untuk kembali membuka matanya.

Tangan Menjadi Ringan


Mintalah subyek untuk menjulurkan salah satu tangannya dalam keadaan telapak tangan menghadap kebawah. Lalu, ucapkan script berikut ini:

Tutup mata anda… Sekarang bayangkan tangan anda saya ikat dengan sebuah balon udara… Sehingga tangan anda menjadi sangat ringan…. Tangan anda terangkat keatas…

Bahkan jauh lebih ringan dari sebelumnya… Sekarang saya tambahkan balon udaranya…

Tentunya hal ini membuat tangan anda menjadi sangat ringan… Bahkan 100 kali lipat lebih ringan dari sebelumnya… Semakin terangkat keatas dan semakin ringan

Ucapkan script ini berulang-ulang dan lihatlah hasilnya. Jika tes ini telah dilakukan, maka mintalah subjek agar membuka kembali matanya.

Buatlah Tes Sugestifitas anda Sendiri


Pada dasarnya tes sugestifitas merupakan serangkaian sugesti sederhana yang diberikan kepada subjek. anda dapat membuatnya sendiri sesuai dengan kreatifitas anda.

Tips membuat kalimat tes sugestifitas :

Anda dapat membuat tes sugestifitas dengan menggunakan kalimat positif. Hidari kalimat negatif seperti kata “jangan”.

Gunakan kalimat yang bersifat “sekarang” bukan “nanti” atau “besok”. Sebagai contoh benar:

“Sekarang, rasakan tangan anda mulai menjadi ringan dan terangkat keatas”

Gunakan bahasa dimengerti oleh subyek. Jika subyek terbiasa menggunakan kata “loe-gue” dibandingkan dengan kata “saya-anda” maka anda boleh menggunakan kata “loe-gue”.

Sugesti tidak akan bekerja jika subyek tidak mengerti apa yang anda ucapkan. Misalnya, jika saya tidak bisa berbahasa jerman dan tiba-tiba ada orang jerman yang ingin menghipnotis saya dengan bahasa jerman. Maka saya tidak akan bisa dihipnotis. Karena saya tidak bisa bahasa jerman.

Ucapkan kalimat tes sugestifitas dengan sejelas jelasnya agar subyek mengerti dengan baik apa yang anda ucapkan.

Lembar Kerja

  1. Cari 5 calon subjek untuk di hipnotis.
  2. Lakukan tes sugestifitas pada masing-masing subjek.
  3. Perhatikan respon yang mereka rasakan saat menerima sugesti.

Pada latihan ini, anda akan memahami perbedaan setiap subjek dalam menerima sugesti yang diberikan.

Pada latihan ini juga, anda akan berlatih untuk memilih subjek yang tepat untuk di hipnotis.