Belajar Hipnotis Untuk Pemula

Dilengkapi Lembar Kerja Untuk Berlatih Sendiri Dirumah

belajar hipnotis

Pendahluan

Mari kita ingat kembali sebuah adegan hipnotis yang pernah anda lihat di televisi. Seseorang dengan baju yang serba hitam, dengan mudahnya membuat “tidur” para penonton yang maju ke atas panggung.

Bisa dengan hanya menjentikan jari, berjabat tangan, tepukan pada bahu atau apapun cara yang digunakan oleh sang penghipnotis.

Terlihat begitu mengagumkan bukan?

Tapi tidak berhenti sampai disitu, pertunjukan hipnotis tidak hanya memperlihatkan betapa mudahnya orang lain untuk “tidur”.

Karena pertunjukan hipnotis biasanya memperlihatkan kemampuan si penghipnotis untuk “mengontrol pikiran manusia”. Sehingga apapun yang diperintahkan oleh si penghipnotis, maka akan dianggap realita oleh subjek yang dihipnotis.

Contohnya seperti ikat pinggang yang bisa berubah menjadi ular, sepatu yang berubah menjadi smartphone atau hipnotis kejujuran yang sering dipakai untuk membuka aib orang.

atau…

Mungkin anda juga pernah melihat atau mendengar bahwa hipnotis juga bisa digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah psikis seperti trauma, stress, fobia, menghilangkan kebiasaan buruk, merubah prilaku dll.

Lalu Pertanyaannya...

Apakah ilmu hipnotis benar-benar ada? Bagaimana cara kerjanya? Apakah bisa dijelaskan secara ilmiah?

Tenang saja, semua itu akan diungkap dalam seri panduan lengkap belajar hipnotis ini.

Mungkin anda membutuhkan waktu beberapa jam untuk menghabiskan semua seri panduan belajar hipnotis ini.

Oleh karena itu, anda bisa simpan atau bookmark halaman ini agar lebih mudah nantinya jika anda ingin melanjutkan membacanya lain waktu.

Atau anda juga bisa share halaman ini ke teman-teman anda melalui tombol sosial media yang tersedia di bawah atau samping kanan halaman ini.

Selamat belajar …

Apa Yang Akan Dipelajari?

Berikut adalah kumpulan materi belajar hipnotis yang bisa anda pelajari. Silahkan baca sesuai dengan judul yang ingin anda pelajari atau anda bisa teruskan membaca untuk mempelajarinya secara berurut.

Kompetensi Dasar

Setelah membaca keseluruhan panduan belajar hipnotis ini, anda diharapkan memiliki beberapa kompetensi dasar diantaranya;

  1. Anda mengerti konsep dasar hipnotis dengan baik dan benar.
  2. Anda bisa mempraktekan hipnotis kepada teman atau kerabat anda.
  3. Anda bisa memberikan sugesti sederhana dengan hipnotis.

Apa Itu Hipnotis?

Walaupun terlihat misterius, hipnotis merupakan sebuah fenomena ilmiah yang sudah terjadi sejak ribuan tahun silam.

Pada saat itu hipnotis belum ada namanya, akan tetapi fenomena ini telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai metode penyembuhan tradisional.

Salah satunya adalah metode pengobatan Mesmerisme yang diperkenalkan pada abad ke-18 oleh Franz Anton Mesmer, seorang dokter Austria.

Tanpa disadari, pada saat itu Mesmer menggunakan “kondisi hipnotis” dalam pengobatannya dan sepanjang sejarahnya, Ia telah berhasil mengobati ribuan pasien.

Mesmer meyakini bahwa terdapat perpindahan energi alami antara makhluk hidup dan benda mati yang Ia sebut dengan magnetisme binatang.

Prinsip penyembuhan Mesmer ini mengundang ketertarikan seorang ahli bedah Skotlandia yang bernama James Braid untuk mengembangkannya dan pada akhirnya memperkenalkan nama “hypnosis”.

Di Indonesia, kita mengenal istilah ini dengan kata hipnotis atau hipnosis.

Nama hypnosis berasal dari kata “hypnos” yang diambil dari nama dewa tidur dalam mitologi Yunani Kuno.

Akan tetapi …

Pada akhirnya James Braid menyadari bahwa kondisi hipnosis tidak sama dengan kondisi tidur. Karna dalam kondisi hipnosis, seseorang masih sadar, bisa mendengar dan merespon suara-suara di sekitarnya.

Yang mana hal ini tidak bisa dirasakan ketika seseorang benar-benar tertidur lelap.

Oleh karena itu, James Braid mencoba untuk mengganti istilah tersebut menjadi monoideaism yang berarti suatu kondisi dimana seseorang sangat terfokus pada suatu ide (sugesti) sehingga mengabaikan apapun di sekitarnya.

Namun penggantian nama tersebut gagal karena istilah hypnosis sudah terlanjur populer pada saat itu.

Menurut US Department of Education, Human Services Division:

Hipnosis adalah penembusan faktor kritis dari pikiran sadar dan diterimanya suatu sugesti atau pemikiran tertentu oleh pikiran bawah sadar.

Dari pemahaman diatas, akhirnya kita mengetahui bahwa fenomena hipnotis tidak harus disertai dengan “tidur”.

Asalkan 2 syarat ini terpenuhi, maka fenomena tersebut dapat dikatakan sebagai hipnotis;

Ditembusnya faktor kritis dari pikiran sadar.
Diterimanya suatu sugesti atau pemikiran tertentu oleh pikiran bawah sadar.

apa itu hipnotis

Kosakata dalam Hipnotis

Untuk mempermudah pembelajaran kita kedepannya, saya menyarankan anda untuk mengetahui beberapa kosakata yang digunakan dalam dunia hipnotis, diantaranya:

Hipnotis : adalah orang yang menggunakan ilmu hipnosis. Dalam bahasa inggrisnya disebut hypnotist.

Hipnosis : merupakan ilmunya.

Subjek : merupakan orang yang sedang di hipnosis.

Trance : adalah kondisi pikiran bawah sadar atau kondisi ketika seseorang sedang terhipnosis.

Sugesti : merupakan sebuah saran, perintah atau ide yang diberikan kepada subjek.

Sugestifitas : merupakan tingkat kepekaan seseorang terhadap sebuah sugesti. Semakin tinggi sugestifitasnya maka orang tersebut semakin mudah untuk di hipnosis.

Isolasi : meminimalisir subject dari segala gangguan faktor luar agar subjek lebih terfokus pada orang yang menghipnosis.

Manfaat Hipnotis

Sebelum kita mulai membahas belajar hipnotis lebih jauh, mari kita mulai dengan membahas apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari ilmu hipnotis berdasarkan bidang-bidang profesinya.

Stage / Street Hypnosis, atau biasa juga disebut sebagai “hipnotis hiburan” karena memang dari tujuannya diperuntukan di panggung hiburan (stage hypnosis) walaupun pertunjukan hipnotis hiburan ini juga kerap kali dimainkan di jalanan (street hypnosis).

Hypnotherapy, bertujuan untuk menyelesaikan berbagai masalah psikis seperti trauma, stress, mengubah kebiasaan buruk, fobia dll.

Medical Hypnotherapy, sesuai dengan namanya medical hypnotherapy ini diperuntukkan kepada dokter medis. Umumnya digunakan oleh ahli bedah atau dokter gigi untuk membuat efek anestesi (mati rasa) kepada pasiennya.

Self Hypnosis, Tidak jauh berbeda dengan hypnotherapy, perbedaannya self hypnosis diperuntukan kepada diri sendiri yang ingin merubah mindset, menghilangkan kebiasaan buruk, fobia, trauma atau masalah psikis lainnya.

Hypnoforensic, bertujuan untuk keperluan penyelidikan oleh pihak yang berwajib. Hypnoforensic dapat digunakan untuk membantu korban untuk bisa mengingat secara detail bagaimana kejadian berlangsung sehingga akan mempermudah proses penyelidikan.

Bagaimana Cara Kerja Hipnotis?

Untuk dapat memahami bagaimana fenomena hipnotis dapat terjadi, mari kita simak bagaimana cara kerja pemodelan kesadaran manusia.

Saya mengatakan sebagai “pemodelan” karena pada dasarnya pikiran dan kesadaran manusia adalah sesuatu yang sangat komplek.

Sehingga untuk menyederhanakannya, maka dibuatlah sebuah konsep yang bernama Pemodelan Kesadaran Manusia.

Manusia memiliki 2 (dua) kesadaran, yaitu Pikiran Sadar dan Pikiran Bawah Sadar.

Keduanya memiliki sifat dan karakteristik yang sangat berbeda dalam menerima sebuah sugesti atau informasi.

Pikiran Sadar, bersifat kritis, logis dan rasional. Sehingga semua informasi atau sugesti yang masuk melalui pikiran ini tidak akan mudah diterima.

Pikiran Bawah Sadar, bersifat fokus, emosional dan cenderung tidak kritis. Disinilah letaknya tersimpan segala macam ingatan manusia yang berupa nilai dasar, kebiasaan, persepsi, keyakinan dan kepercayaan.

Dalam proses hipnotis, sugesti diberikan langsung ke pikiran bawah sadar agar sugesti kita lebih mudah diterima.

Tapi bagaimana caranya?

Jika boleh dianalogikan, pikiran bawah sadar adalah sebuah ruangan yang memiliki pintu. Pintu ini diawasi oleh seorang penjaga yang bernama “area kritis”. Semua sugesti yang masuk akan dikritisi terlebih dahulu oleh si penjaga ini.

Ada 5 cara mudah untuk menerobos masuk dan melewati penjagaan yang ketat dari area kritis.

  1. Dilakukan berulang-ulang
  2. Identifikasi kelompok / lingkungan
  3. Informasi yang disampaikan oleh figur yang dipandang punya otoritas
  4. Emosi
  5. Relaksasi mental


Dari kelima cara diatas, beberapa diantaranya adalah sebuah kegiatan yang sudah terjadi secara alamiah di kehidupan sehari-hari.

Kaitannya dengan Gelombang Otak

Setiap manusia yang hidup memiliki jaringan otak yang menghasilkan gelombang listrik yang berfluktuasi. Gelombang listrik inilah yang disebut dengan gelombang otak atau brainwave.

Pada dasarnya otak manusia menghasilkan gelombang otak secara bersamaan dalam satu waktu. Gelombang otak ini disebut dengan Beta, Alpha, Theta dan Delta.

Walaupun ke-empat gelombang otak ini dihasilkan secara bersamaan, tetap saja terdapat satu gelombang otak yang paling dominan dalam satu waktu. Hal ini menunjukkan aktivitas otak pada saat itu.

Gelombang otak manusia dapat diukur dengan alat yang bernama Electro Encephalograph (EEG).

Beta, frekuensi 12 – 25 Hz

Dominan saat kita dalam kondisi terjaga seperti menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari atau dalam kondisi yang menuntut untuk berpikir dengan logika dan analisis yang tinggi seperti menghitung, berdiskusi, menulis artikel dll.

Alpha, frekuensi 8 – 12 Hz

Dominan ketika tubuh merasa rileks tetapi masih tetap waspada. Misalnya ketika kita sedang menonton, membaca, mendengarkan musik dll. Kondisi hipnotis ringan atau light trance berada pada gelombang otak ini.

Theta, frekuensi 4 – 8 Hz

Dominan ketika kita dalam kondisi hampir tertidur pulas tanpa mimpi. Kondisi hipnotis yang lebih dalam atau deep trance berada pada gelombang otak ini.

Delta, frekuensi 0,1 – 4 Hz

Dominan ketika kita sedang tertidur pulas tanpa mimpi.

Setidaknya kita memasuki dan merasakan kondisi hipnotis setiap hari. Yaitu ketika ingin tertidur pulas dan ketika kita hendak bangun dari tidur.

Berbagai Pertanyaan Seputar Hipnotis

Bagi sebagian orang, hipnotis merupakan “barang aneh” yang mistis. Maka dari itu tidak heran jika banyak simpang siur terhadap ilmu ini. Untuk memperjelasnya, mari kita simak beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang hipnotis:

Apakah hipnotis adalah ilmu supranatural?

Tidak, hipnotis adalah ilmu yang ilmiah dan dapat dipelajari siapapun tanpa harus melakukan ritual tertentu, puasa putih, baca mantra atau bahkan bekerjasama dengan jin.

Apakah semua orang dapat dihipnotis?

Pada prinsipnya bisa, tapi kenyataannya tidak semudah itu. Menurut stanford susceptibility scale, terdapat 5% kelompok manusia yang sulit dihipnotis, 85% moderat dan 10% mudah dihipnotis.

Bagaimana rasanya dihipnotis?

Kondisi hipnotis adalah kondisi ketika pikiran kita sangat terfokus pada suatu sugesti sehingga mengabaikan apapun di sekitarnya.

Jadi, bagaimana rasanya dihipnotis tidak berbeda ketika kita begitu terfokus menonton film drama romantis yang seakan menghipnotis kita untuk merasakan sedih, senang dan bahagia.

Apakah hipnotis bisa menguasai pikiran seseorang?

Tidak, sugesti hipnotis tidak dapat bekerja terhadap sesuatu yang “menentang” keyakinan dasar manusia. Misalnya jika saya memerintahkan anda untuk terjun dari gedung yang tinggi, anda bisa saja terbangun dari kondisi hipnotis.

Karena dalam kondisi hipnotis pikiran anda masih sadar dan masih bisa menolak sugesti yang diberikan oleh si penghipnotis.

Hipnotis juga tidak bisa dilakukan dengan paksaan. Seorang yang di hipnotis harus memiliki kemauan untuk di hipnotis. Jika tidak, maka proses hipnotis tidak akan berhasil.

Apakah hipnotis dapat digunakan untuk kejahatan?

Mungkin ada banyak praktisi yang mengatakan bahwa hipnotis tidak dapat digunakan untuk kejahatan karena puji syukur kita diberikan sistem pertahanan bawah sadar yang sangat canggih oleh Tuhan Yang Maha Esa.

sehingga…

Pikiran bawah sadar akan secara otomatis menolak sugesti yang bertentangan dengan nilai dasar manusia seperti sugesti untuk bunuh diri, melukai diri sendiri atau sugesti berbahaya lainnya.

Tetapi saya meyakini bahwa semua ilmu yang ada didunia ini dapat digunakan untuk kebaikan ataupun kejahatan tergantung siapa dan bagaimana ilmu tersebut digunakan.

Bahkan ilmu yang sangat bermanfaat sekalipun seperti matematika, fisika dan kimia dapat digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuat sebuah bom yang bisa merugikan manusia.

Maka dari itu saya berharap agar ilmu yang saya bagikan ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya untuk kebaikan.

atau…

Paling tidak dapat digunakan untuk menangkal atau menghindari kejahatan hipnotis itu sendiri.

Belajar Hipnotis Mulai Dari Mana?

Anda tidak perlu belajar meditasi menatap lilin yang menyala hingga ia mati seperti yang pernah saya lakukan saat pertama kali belajar hipnotis 12 tahun yang lalu.

Seriusss itu tidak perlu…

Karena materi belajar hipnotis yang saya bagikan kepada anda adalah ilmu hipnotis yang telah dikaji secara ilmiah.

Lagipula dulu ketika saya pertama kali mempelajarinya belum ada literatur yang selengkap sekarang ini.

Pertama, yang perlu anda persiapkan adalah mental yang kuat dan tahan banting untuk menjalani proses latihan. Karena untuk berlatih hipnotis tentu anda membutuhkan subjek manusia yang ingin anda hipnotis.

… dan biasanya, para penghipnotis pemula akan merasa malu jika gagal dalam melakukannya. Ya maklum lahhh namanya juga belajar.

Kedua, skill komunikasi yang baik. Karena sebagian besar sugesti yang diberikan menggunakan komunikasi verbal. Jadi pengucapan artikulasi yang jelas akan meningkatkan keberhasilan dalam menghipnotis.

Mari Kita Mulai

Sudah tidak sabar untuk belajar hipnotis? Silahkan mulai membaca bab 1 atau anda bisa melompat ke bab yang anda inginkan:

Pada bab ini, kita akan membahas tentang persiapan teknis apa saja yang diperlukan sebelum menghipnotis seseorang dan bagaimana meningkatkan faktor keberhasilan dalam menghipnotis.

Pada realitanya membawa seseorang masuk kedalam pikiran bawah sadar bukanlah perkara yang mudah. Anda perlu tau bagaimana teknik yang efektif untuk masing-masing individu yang berbeda.

Ada banyak sugesti yang dapat anda tanamkan ke pikiran bawah sadar mulai dari sugesti yang bermaksud untuk hiburan ataupun keperluan pengobatan / terapi. Sehingga pemahaman yang benar tentang sugesti dalam hipnotis sangat diperlukan.

Banyak pemula yang takut untuk gagal untuk membangunkan kembali subjek yang telah Ia hipnotis. Padahal membangunkan seorang yang sedang dalam kondisi hipnotis tidaklah sesulit membawa mereka ke dalam kondisi “tidur” hipnotis.